Imajinasi konyol abad 18


efek musik klasik itu memang dahsyat banget. kalo dengerin sambil nutup mata itu berasa di bawa kedunia lain dan selalu bikin ketagihan.

mungkin jaman sekarang orang cenderung menyukai musik hiphop,R&B,rock dan sebagainya.

tapi pernakah kalian sekali saja menghayati musik klasik? berani taruhan pasti pada ngantuk. oke kalau kalian merasa karya hebat seperti Mozart, Beethoven, rachmaninov, tchaikovsky, chopin dll itu terlalu kuno dan berat. kalau begitu coba deh dengerin instrumentalnya Yiruma, yang aku Favoritin itu Flow in The river dan Kiss the rain. bener bener bikin ketagihan lah…

setiap musik klasik itu punya imajinasi tersendiri berikut emosi yang diciptakan dalam simfoninya. salah satu ’emosi’ yang paling aku sukai ada dalam “beethoven virus” (bukan drama korea loh ya, sumpah aku sempet sebel gara gara tuh drama aku susah nyari beethoven virus yang ‘asli’ di google. lmao xD.)

setiap dengerin beethoven virus rasanya seperti merasakan emosi menggelora yang memacu perasaan mengebu gebu. alunannya seperti virus yang cepat menyebar, menghentak hentak tak karuan sekaligus menegangkan.

seperti berimajinasi berpetualang di dunia yang penuh kebebasan, tak heran jika melody ini dinami ‘virus’. benar benar membaut seseorang ketagihan mendengarnya. dan menurutku sensasi itu tak akan bisa ditemui  pada musik boyben n gerband masa kini.

sejak tadi aku terus ngubek ngubek tentang musik klasik -buat proyek ff juga sih hehehe- tapi jadinya malah ketagihan denger, memang udah lama sih suka sama musik abadi yangsatu ini.

dan suara musik yg sengaja ku kerasin volumenya itu memancing enyak berdiri di depan pintu kamar sambil menatap dengan arti “kerasukan setan apa?” *setan Kyuhyun #plakkk

aku memang gak bisa main alat musik, bisanya cuma main angklung itupun karena cuma megang satu dan cuma digoyang-goyang doang ._. terus sama pianika karena cuma mencet mencet doang dan yang paling lama gue dalemin itu seruling, itu juga pas sd gara gara pelajaran kesenian. udah gitu yang bisa gue mainin cuma lagu ibu kita kartini dan Indonesia raya. udah jelas kan betapa payahnya gue -___-

oke back to the topic, sori kalo gue suka ngelantur ngalor ngidul ahahah *ditimpuk.

~

 

setiap dengerin symphony-nya Beethoven atau Mozart, Vivaldi dll. entah kenapa aku sering berimajinasi ke masa itu.

terkadang aku berfikir pasti sangat menyenangkan hidup di abad 17-18. mungkin yang mendorong pemikiran itu karena aku hobby baca novel bergenre Historical Romance seperti karya Johanna Linsey -my favorite author-, Julia Quinn, Tessa Dare dll.

sama halnya saat mendengar musik klasik, membaca novel bergenre seperti itu seperti membuatku berada disana.

kadang aku berimajinasi konyol hidup di abad 18. mungkin ini kekanak-kanakan tapi yang ada dalam bayanganku adalah; menjadi seorang Lady dan memakai gaun setiap harinya, menghadiri pesta dansa di musim perburuan jodoh, dan mendengarkan muskik klasik entah itu secara langsung ataupun melalui piringan hitam.

yang terpenting dimasa itu mungkin banyak kaum bangsawan yang menjadi buronan wanita lajang di seluruh nengeri.

entah itu bergelar Duke yangmerupakan gelar tertinggi dari lima tingkat gelar dalam kebangsawanan Inggris, dari novel yang kubaca Duke itu seperti pemimpin wilayah misalnya Duke of siren dll… di Inggris, gelar yang berkenaan dengan Duke yang telah diberikan dalam keluarga Kerajaan yaitu Duke of Cornwall, Duke of Lancaster, Duke of Clarence, Duke of York, Duke of Gloucester.

atau Earl,  menempati peringkat ketiga dalam gelar kebangsawanan. Earl pada awalnya berfungsi sebagai Gubernur Kerajaan.  maupun viscount dan baronet.

aku ngerasa gelar gelar itu WOW banget.

berimajinasi saat aku berada di jaman itu merupakan seorang gadis yang disapa Lady yang biasanya hanya ditunjukan untuk istri atau puteri seorang Earl, bisa juga untuk seorang wanita yang memiliki gelar Countess. -tidak seperti sekarang yang seenaknya saja menyebut diri mereka lady, atau memang lady mengalami penurunan makna-

di jaman itu seorang lady tinggal di rumah yang bentuknya menyerupai castle, menaiki kereta kuda kemanapun dan yang paling penting tidak ada listrik dan internet.  aku suka sama kenyataan itu, karena dua hal itu menjadi racun dalam kehidupan masa kini.

pasti di jaman itu banyak sekali pepohonan, dan pengambaran yang biasa aku terima di novel novel adalah di masa itu rumah tergolong besar karena mempunyai banyak kamar dan pelayan.

tentunya yang terasa hanya kedamaian karena tak ada tipi yang mengusik tentang kiamat atau jejaring sosial yang penuh bacotan. sampai-sampai aku sering berfikir betapa menyenangkanya hidup dimasa itu, bisa mengenal ilmuwan dunia bahkan mungkin bisa bertemu. dan yang paling penting, di jaman itu legenda komponis besar masih hidup, pasti senang rasanya bisa menghadiri konser orkestra yang dibawakan mereka dan bertemu secara langsung.

tentunnya jaman itu mengingatkan pada jaman Barbie kan? tapi aku lebih suka dalam bentuk real seperti khayalanku saja.

hahaha ini cuma hayalan konyol yang mungkin jika orang orang membacanya pasti berkomentar “jaman seperti itu membosankan” atau bahkan ada yang bernyanyi “aku tak bisa hidup tanpa handphone, hidup tanpa twitter, hidup tanpa mi ayam spesial”

coba deh dengerin muskik klasik dan rasain sensasinya, beritahu aku ya apa dunia yang kamu masuki saat mendengar musik klasik itu.

seperti yang kubilang, muskik klasik mempunyai dunia yang berbeda dan menciptakan warna yang berbeda pada alam bawah sadar kita.

Advertisements

14 thoughts on “Imajinasi konyol abad 18

  1. pas baca imajinasi-yang menurut eonni-konyol ini, aku jadi ikut ngebayangin gimana ya rasanya. dan aku sepakat sama eonni, kayaknya seru kalau tinggal dizaman itu. bisa ketemu banyak ilmuwan dan orang-orang terkenal lainnya~ imajinasi eonni ga konyol kok~

    • wahhh haha 😀
      justru menurutku semua imajinasi nggak masuk akal itu konyol, tapi ditulah hal yang paling menyenangkan. cuma di dalam imajinasi kita bisa membuat yang mustahil menjadi mungkin, semua sesuai dengan kehendak kita 😀 *pemikiran chidish*
      suka musik klasik juga?

      • Iya suka eon 😀 suka mozart ama beethoven 😀 ya paling suka sih mozart 😀 musiknya keren-keren. Eonni imajinasinya ga konyol kok, kalau aku jadi eonni aku juga akan berpikiran sama seperti eonni 😀

  2. Jujur aku ga tll mengenal musik klasik, cm sekedar tw “ow,itu beethoven ato mozart” just know their name. Tapi klo denger, itu sering tanpa tw siapa yg ciptainnya, seperti layaknya dgr musik instrumen. Bgitu menenangkan jiwa. aku stuju sama aya, yiruma pnya jg suka ‘river flow in you’, ‘kiss the rain’, sama ‘MAY be’. Paling suka yg pertama. Hehehe ^o^

  3. aku juga suka Kiss The Rain~.. tapi aku gasemua orang yg eonnie sbut aku tahu… beethoven, mozart, yiruma aku tahu..

    aku suka penjabaran eonnie, waktu baca emang aku langsung nyangkut ke barbie *penggemar barbie* ngebayangin juga kalo aku jadi lady.. kalo dulu waktu masih kecil ch ngebayanginnya jadi kaya barbie..

    dann sesuju juga kalo ndengerin Kiss the rain ituu rasanya tenangg…
    aku jadi pengenn nyari music klasik lainnya..
    ada recomendasi mungkin??

    • haha aku juga dulu penggemar pelem berbi, sampe sekarang masih suka nonton sih *haha ketahuan…
      habis naksir berat sama gaunya, keren kali ya kalo tiap hari pake gaun sekaligus ribet banget pastinya.
      kalo musik klasik sih banyak, tap aku nggak hafal juduknya habis ribet sih.
      yang aku suka sih ini:
      Four Season – Vivaldi -ini pas yang spring keren banget.
      terus moonlight sonata-nya beethoven sama spring sonatanya beethoven juga. terus apa lagi yaaaa *mendadak blank haha
      abis namanya belibet

  4. Aku suka musik klasik! Sama kayak onni, dulu nyari2 musik klasik karena kebetulan bikin ff pembunuhan sekolah musik yang urutan kematiannya itu berdasarkan musik klasik yang dilahirkan Mozart (bapak dari bapaknya musik klasik). Kalau kayak suka musik-musik gelap gitu. Coba dengerin Mozart no. 301 sama karya paling terakhir mozart yang dia bikin sebelum kematiannya. Mozart no. 626 versi Orcestra. Hahaha. Kerasa banget deh itu seremnya.

    Selain itu aku menikmati musik-musiknya Chopin juga. Meski Chopin itu musiknya lebih moderen ketimbang pendahulunya, tapi sentuhannya enggak kalah bagus kok. Oh ya, pernah dengar Elgar- Salut de Amore? BIOLANYA MAKNYUS! Ave Maria pun juga enggak kalah kerennya kalau dimainin sama alat musik. Fufufufu~ Duh, jadi malu asal nyaplos begini.

    Oh ya, aku juga suka baca2 novel klasik, tapi baru satu novelis. Dan itu pun sudah meninggal sejak 200 tahun yang lalu–___–”

    Pernah dengar nama Novelis Jane Austen Kak? Yang masterpeacenya itu Pride an Prejudice? Kalau Jane Austen itu lebih senang menonjolkan kalangan menengah ke bawah. Jadi kesannya merakyat gitu. Dia juga disebut-sebut setara dengan Shakespare, saya sekali dia meninggal muda. Tapi meski begitu, karya2 dia udah benar-benar enggak asing dikalangan rakyat inggris yang pasti jadi bahan pokok anak2 sastra Inggris di seluruh dunia.

    • ehhh.. aku belum pernah dengar tuh, aku jadiin rekomen aja ya ^^ ave maria emang keren banget, dian Elgar- Salut de Amore ini langsung nyari di youtube dan emang keren gila.. damai banget *mulai menghayal ada aliran air, di padang rumput angin sepoi sepoi… lari larian pake gaun, topi yang terbang di tangkep sama pangeran *plaaakkkkkkkk *abg tua*
      pride and prejudis? hm… sering denger sih, tapi belom pernah baca.
      wahhh… kamu suka baca novel klasisk ya? kalo aku sih cuma suka yang settinganya jaman bahari. apalagi kalo ada film yang settinganya jaman abad 18 kayak sherlock gitu, wow banget deh pokoknya…

  5. jujur aku cuma tau bethoven yang virus xD tapi emang setuju am kamu chingu, aku emang seneng bgt dengan apapun yang berbau histori2 eropa xD (gatau gimana jelasinya xD) tapi kerenloh, aku juga sering ngayal kalo aku hidup di jaman2 kaya gitu, apalagi pas selese baca novel the secret garden, . yang emang settingnya abad2 pertengahan .

  6. lagunya enak didenger…
    thor aku salah satu Siders SoL dan FF-mu yang lain…
    maaf banget soalnya waktu masih belum ngerti-ngerti banget tentang dunia maya, coment” dan blabla, dan berhubung sekarang lagi maen laptop, aku mau minta maaf karena udah Siders di blog mu, soalnya aku juga biasanya on pake hp yang gabisa buat komen… sama aku mau bilang, semua FF mu dan postingan author bisa memberi banyak pengetahuan baru tentang dunia menulis dan hal-hal lainya. Sekali lagi aku minta maaf dan terima kasih banget buat author Luciferain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s